Wednesday, January 31, 2018

Sejahtera Bersama Jagung Madura

Jagung merupakan salah satu potensi dalam pertanian yang dengan mudah kita dapatkan di desa dlambah dajah kecamatan tanah merah ini. Lahan pertanian di desa Dlambah Dajah mayoritas ditanami jagung saat musim hujan tiba. Mengapa lahan pertanian di Dlambah Dajah banyak ditanami jagung?”, sebab jagung Madura dalam penanamannya tidak memerlukan air yang cukup banyak dalam penyerapan. Jagung dengan biji kecil merupakan salah satu hasil pertanian yang berasal dari Madura termasuk di desa Dlambah Dajah sendiri. Nah, budidaya jagung berbiji kecil tersebut bisa dipengaruhi oleh benih, pengolahan lahan yang baik, teknik budidaya, serta pengunaan peralatan budidaya yang masih sederhana. Seperti halnya dalam pembajakan sawah, di desa Dlambah Dajah masih menggunakan sapi.

Berbeda halnya dengan pertanian jagung yang menghasilkan varietas unggul, cara budidaya dan juga alat yang digunakan dalam penanaman lebih canggih. Hasil pertanian biji jagung kecil yang hanya dapat dimanfaatkan sebagai makanan pokok dan juga dijadikan sebagai makanan burung saja. Dengan adanya hal itu, maka kami KKN kelompok 59 mengadakan penyuluhan jagung hibrida bersama Bapak DR. Achmad Amzeri, S.P., M.P.

Penyuluhan jagung hibrida tersebut dilaksanakan pada Jum’at 26 Januari 2018 bertempat di Balai Desa Dlambah Dajah. Tujuan diadakannya penyuluhan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pengembangan sektor pertanian di Desa Dlambah Dajah, sehingga dapat menjadi variasi tanaman yang akan ditanamkan. Warga yang hadir dalam penyuluhan jagung hibrida sebanyak 35 orang. Antusias warga dalam penyuluhan ini sangatlah baik, terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh warga kepada pemateri. Contohnya, mengapa jagung hibrida ketika ditanam di Desa Dlambah Dajah ini tetap kecil, cara menanam yang baik, bertanya masalah bibit, dan masalah hama.



0 comments:

Post a Comment