Sunday, January 28, 2018

Menyentuh Lebih Dalam Potensi Alam

Desa dlambah dajah selain memiliki potensi pada bidang pertanian, juga memiliki potensi sumber daya alam yaitu bambu dan pohom jati. Memasuki kawasan desa ini, mata akan dimanjakan dengan pemandangan yang tak akan asing lagi yakni jejeran pohon jati yang menjuntai gagah serta jejeran pohon bambu yang membentengi setiap lahan yang ada.

Seperti pada umumnya, masyarakat desa dlambah dajah yang telah bersahabat sejak lama dengan tanaman bambu, telah memanfaatkan tumbuhan tersebut untuk dijadikan berbagai bentuk produk yang memiliki nilai ekonomi. Tentu fenomena tersebut bukanlah sesuatu yang aneh sebab bambu merupakan jenis kayu yang mudah dikreasi dalam berbagai bentuk dan kebutuhan. Masyarakat dlambah dajah memiliki kreasi Tusuk Sate dan Krenjhing[1] (keranjang) yang menawarkan nilai ekonomi bagi mereka. Namun, kayu bambu yang mudah dibentuk dalam berbagai kreasi tersebut disayangkan jika hanya mampu dijadikan dalam dua bentuk kerajinan saja. Nah, sebagai bentuk antusias kelompok KKN 59 UTM 2018, kami memanfaatkan bambu sebagai kerajinan tanggan yakni Tempat Sampah yang unik, menarik, dan tentunya menawarkan nilai ekonomi.

[1] Bahasa lokal masyarakat dlambah dajah yang memiliki arti Keranjang.

Selain adanya tumbuhan pohon bambu, di desa dlambah dajah juga terdapat tumbuhan pohon jati. Seperti pada umumnya, pohon jati dimanfaatkan batangnya yang kokoh sebagai bahan bangunan, atau sebagai kerajinan mebel seperti ranjang tidur, lemari hias, kursi, dan lain-lain. Pada bagian daun jati, masyarakat akan memanfaatkannya sebagai bahan bakar tungku bagi masyarakat yang tentunya sekarang sudah banyak menggunakan kompor gas. Artinya, kebanyakan daun jati akan dibiarkan berlalu begitu saja; kering, diterpa angin, jatuh, menumpuk, menjadi sampah, kemudian dibakar. Padahal, jika dimanfaatkan daun jati yang sudah kering dapat disulap menjadi medium yang memiliki manfaat tersendiri. Salah satu contoh pemanfaatan daun jati kering dalam bidang pendidikan. Sesuatu yang belum atau bahkan tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh masyarakat pada umumnya. Berangkat dari latar pemikiran tersebut, kami memanfaatkan daun jati sebagai media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Manfaat media pembelajaran dapat memudahkan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran. Nama media pembelajaran tersebut adalah Kolase Daun Jati yang dapat digunakan sebagai media yang cukup menyenangkan khususnya bagi lembaga  Pendidikan Anak Usia Dini. Kolase daun jati, merupakan salah satu bentuk pemanfaatan potensi alam yang dilakukan oleh kelompok KKN kami dalam dunia pendidikan.


Selanjutnya, pengenalan kerajinan bambu berupa Tempat Sampah dan media pembelajaran Kolase Daun Jati kemudian dikenalkan pada tempat dan waktu yang berbeda. Kolase daun jati dilaksanakan di PAUD Darus Sobri Atta’limiah pada tanggal 24 Januari 2018. Antusias peserta didik sangat bagus. Peserta didik yang awalnya gaduh menjadi kondusif dengan adanya pelatihan kolase daun jati tersebut. hal tersebut tentu bukan suatu kebetulan. Sejatinya Kolase Daun Jati memang suatu media pembelajaran yang melatih daya kreativitas serta berpikir anak usia dini dalam menempelkan dau jati yang dipotong kecil untuk kemudian ditempelkan pada gambar yang telah disediakan. Menarik, menghibur, dan tentunya mengandung nilai edukasi.


Sedangkan pada pelatihan kerajinan tanggan Tempat Sampah dari bambu, dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2018. Pembuatan kerajinan tanggan tempat sampah ini, sasarannya adalah siswa Siswa Menengah Pertama (SMP). Tepatnya di SMP Miftahul Ulum. Siswa yang tergolong berusia muda dan memiliki daya penasaran dan daya tarik yang tinggi terhadap sesuatu yang baru merupakan alasan bagi kami untuk mengenalkan kerajinan tersebut kepada mereka. Pada pelaksanannya, selain menjelaskan tentang bagaimana cara pembuatannya, kami juga menanamkan motivasi semangat muda untuk bergerak dan bergairah membangun tanah tumpah kelahiran meraka, dlambah dajah. Bahwa, Indonesia adalah bagian dari dlambah dajah. Maka akan dikemanakan Indonesia yang akan datang bergantung dlambah dajah dalam arti pemudanya. Terbukti, antusiasnya dalam menyimak tersimpul dalam penghayatan penuh motivasi yang membakar jiwa muda mereka.


0 comments:

Post a Comment